Kaṭhinacīvaradāna Mahāsabhāya 2560BE

/ 7 Nov 2016 / In / By

Selesai sudah rangkaian acara Kaṭhinacīvaradāna Mahāsabhāya 2560BE yang diselenggarakan oleh Dhammavihārī Buddhist Studies (DBS) pada hari Minggu 6 November 2016 di Ballroom Mal Taman Palem – Jakarta Barat. Ini adalah kali kedua DBS mengadakan acara Kaṭhina.

Acara berlangsung dengan aman, tertib dan meriah, dihadiri oleh kurang lebih seribu umat dari Jakarta dan sekitarnya serta tamu undangan dari Buddhist Fellowship Singapore. Acara dimulai dengan Pindapatta yang diikuti oleh 31 anggota Saṅgha. Kemudian dilanjutkan dengan pengarakan Jubah Kaṭhina oleh seluruh umat yang hadir, makan siang bersama dan hiburan dari adik-adik sekolah minggu DBS. Acara puncak yaitu persembahan bersama jubah Kaṭhina – yang diwakilkan oleh para sponsor dan tamu undangan, Saṅgha Dāna dan Dhammadesanā oleh Ashin Kheminda.

Kekhawatiran umat akan adanya imbas dari demo dua hari sebelumnya ternyata tidak terbukti, umat tetap antuasias menghadiri acara Kaṭhina. Hal ini sesuai dengan poin ceramah Ashin Kheminda bahwa ketakutan yang kita rasakan kemungkinan besar tidak akan pernah terjadi. Ketakutan muncul karena pikiran lari ke masa depan dan meramalkan hal-hal buruk yang akan terjadi. Kita bertindak sebagai “dukun” yang bisa meramal masa depan. Kita berpikir “jangan-jangan begini, jangan-jangan begitu.” Semuanya jangan-jangan. Sesungguhnya kita tidak pernah takut akan apa yang sedang terjadi di hadapan kita. Tetapi, katakanlah apa yang kita takutkan itu bener-benar terjadi; ingatlah, kita berada sekarang di sini dan pada saat ini karena dahulu kita sudah pernah menyelesaikan masalah dan ketakutan kita. Kita adalah master dalam menyelesaikan masalah kita. Jika katakanlah kita tidak berhasil menyelesaikan masalah kita, ingatlah bahwa semuanya adalah Anicca. Semua tidak ada yang kekal dan masalah itu sendiri pun tidak kekal dan pasti akan berlalu.

Acara ditutup dengan pertunjukan drama oleh muda-mudi Dhammagavesi DBS dan peluncuran buku perdana Ashin Kheminda yang berjudul “Kesadaran” yang merupakan buku pertama dari seri Manual Abhidhamma. Buku ini pada awalnya merupakan transkrip ceramah Ashin Kheminda di kelas Abhidhamma pada semester 1. Namun, Seiring proses editing, Ashin menganggap perlu menambahkan lagi beberapa rujukan untuk memperkaya isi buku ini sehingga buku Abhidhamma ini dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Buku ini akan diterjemahkan ke bahasa Inggris dalam waktu dekat, sehingga lebih banyak umat di berbagai negara yang merasakan manfaatnya.

X